Keistimewaan Umat Nabi Muhammad SAW (1)
Alhamdulillah, Allahumma Shali ‘Alaa Muhammadin Wa ‘Alaa
Aali Muhammad.
Allah SWT memberikan banyak keistimewaan kepada umat
Nabi Muhammad. dibandingkan umat-umat lainnya. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Nabi Adam as berkata: “Sesungguhnya Allah telah memberikan
kepada umat Muhammad empat kelebihan yang tidak diberikan kepadaku,”
katanya. Apa itu?
Pertama, kata Nabi Adam, taubatku
hanya diterima di kota Makkah, sementara taubat umat Muhammad diterima di
sebarang tempat alias di mana saja. (lihat QS. 66: 8). Kedua, pada mulanya aku
berpakaian, tetapi ketika aku berbuat durhaka kepada-Nya, maka Allah Ta'ala
menjadikan aku telanjang. Sebaliknya dengan umat Muhammad yang berbuat durhaka
dengan telanjang, tetapi Allah tetap memberi mereka pakaian. Ketiga, lanjut Nabi Adam, setelah
aku durhaka kepada Allah, maka Dia langsung memisahkan aku dengan isteriku.
Tetapi tidak untuk umat Muhammad. Mereka berbuat durhaka, sementara Allah
Subhana wa Ta'ala tidak memisahkan isteri mereka. Yang keempat, memang benar aku pernah durhaka kepada
Allah di dalam surga dan aku kemudian dikeluarkan dari surga, sebaliknya umat
Muhammad durhaka kepada Allah, tetapi justru dimasukkan ke dalam surga apabila
mereka bertaubat kepada-Nya.”
Diriwayatkan Abul Laits
as-Samarqandi, berikut ini kisah munajat Nabi Musa AS. "Ya Tuhanku, aku
mendapatkan dalam alwaah, terdapat suatu umat yang bisa memberikan syafaat dan
syafaat mereka akan diterima. Kumohon jadikanlah mereka itu umatku," pinta
Nabi Musa AS. "Wahai
Tuhanku, aku juga mendapatkan (dalam alwaah), terdapat umat yang mereka dapat
menebus dosa dengan cukup melaksanakan shalat lima waktu. Kumohon jadikanlah
mereka itu umatku," Nabi Musa AS bermohon."Wahai Tuhanku, aku juga
mendapatkan (dalam alwaah), ada umat yang akan membasmi kesesatan,
sampai-sampai mereka akan membunuh Dajjal, si yang bermata satu. Jadikanlah
mereka umatku," pinta Nabi Musa AS.
"Mereka
adalah umat Muhammad saw,"
jawab Allah SWT.
Demikianlah Nabi Musa AS
terus-menerus berdoa. Berturut-turut disebutkannya tentang sifat suatu umat
yang gemar bersuci dengan air dan tanah; umat yang boleh menerima harta
rampasan perang (dalam syariat Nabi Musa, ghanimah mesti dikumpulkan untuk
kemudian dibakar); dan umat yang mengalami pelipatgandaan pahala. Bagi umat ini, jika seseorang yang hanya berniat
mengerjakan kebaikan--belum sampai mewujudkannya--maka malaikat mencatat
baginya satu pahala kebaikan. Bila
niat baik itu dilaksanakan, maka pahala baginya 10 hingga 700 kali lipat
kebajikan atau bahkan lebih. Aamiin
Yaa rabbal alamin
Tidak
berhenti di sini, masih banyak pula keistimewaan umat Rasulullah SAW yang
sepatutnya kita bergembira dan bersyukur akan hal ini tidak perlu lagi bersedih
dan insyaallah keistimewaan lainnya akan disajikan pada buletin Al Alim
berikutnya. Wallahu’alam.
Komentar
Posting Komentar