- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Label
Selamat Hari IBUAlhamdulillah, Allahumma Shali ‘Alaa Muhammadin Wa ‘Alaa
Aali Muhammad.Hari Ibu pertama kali ditetapkan oleh Presiden Soekarno. Presiden
Soekarno melalui Dekrit Presiden Nomor 316 tahun 1959 menetapkan tanggal 22
Desember sebagai hari ibu. Hal ini karena pada tanggal tersebut pertama kalinya
diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang dilangsungkan di Jogjakarta
tahun 1928. Peristiwa ini dikenang sebagai awal mula perjuangan kaum perempuan
di Indonesia.Perempuan sebenarnya mempunyai
banyak peran, ada yang berperan sebagai karyawan, pegawai negeri, wirausaha,
aktivis, artis, pegawai negeri, ibu rumah tangga dan lain-lain. Dari begitu banyaknya peran
yang dimiliki oleh perempuan, kenapa dipilih peran “Ibu“ sebagai tema yang
mewakili perjuangan perempuan . tidak
hari “feminism” misalnya, karena biasanya yang identik dengan perjuangan kaum
perempuan adalah gerakan “feminisme”. Apa yang istimewa dari peran seorang
”ibu” sebenarnya? Apa sebenarnya makna dari Ibu?Alquran dan hadist telah
menyinggung peran ibu sebagai berikut:“Dan
Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya;
ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan
menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu
bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS Lukman Ayat 14)“Kalian
semua adalah pemimpin. Dan kalian semua akan dimintai pertanggung-jawaban atas
apa yang dipimpinnya. Seorang suami adalah pemimpin di rumah tangganya, dan dia
bertanggungjawab atas apa yang dipimpinnya. Seorang wanita (ibu) adalah
pemimpin di rumah suaminya dan anak-anaknya, dan dia bertanggungjawab atas apa
yang dipimpinnya”. (Muttafaq ‘alaih)Abu
Hurairah Ra meriwayatkan bahwa seorang datang kepada Rasulullah SAW dan
berkata, “Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling berhak saya perlakukan
dengan baik?” Rasulullah bersabda “Ibumu.” Dia bertanya, “Setelah itu siapa ?”
Rasulullah menjawab “Ibumu”. Dia bertanya lagi, “Setelah itu siapa?” Rasulullah
menjawab “Ibumu”. Dia bertanya lagi “Setelah itu siapa?”. Rasulullah menjawab
“Bapakmu” (HR Bukhari Muslim).“Wanita
yang sedang hamil
dan menyusui sampai habis masa menyusuinya seperti pejuang di garis depan fii
sabilillah. Dan jika ia meninggal di antara waktu tersebut, maka sesungguhnya
baginya adalah pahala mati syahid.” (HR Thabrani)
Postingan Populer
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar